Lo tau nggak, Ferrari Luce – mobil listrik pertama dari pabrikan Supercar legendaris Italia – tuh kontroversial parah sejak debutnya. Banyak netizen yang ngerasa desainnya "kurang Ferrari banget", dan banyak yang skeptis soal move Ferrari ke sektor EV. Tapi siapa yang sangka, mobil ini ternyata ludes terjual bahkan sebelum banyak orang bisa nyambungin antrian.
Berdasarkan laporan Financial Times yang cites "dua orang dengan pengetahuan langsung soal ini", Ferrari udah mencapai target penjualan tahunan mereka buat Luce hanya dalam waktu dua bulan setelah launching. Dua bulan, bro. It means bahwa jumlah deposit yang masuk udah memenuhi quota tahunan mereka. Buat brand sekelas Ferrari yang emang nggak pernah produksi mobil dalam jumlah masif, ini sih udah setara dengan "full sold out" di mata konsumen.
Dan ada satu hal yang bikin angka-angka ini makin interesting: permintaannya super kuat dari pasar China. Yep, Negeri Tirai Bambu emang dikenal sebagai pasar yang doyan banget sama mobil premium, dan mereka tuh apparently sangat excited sama Ferrari Luce. Emanuele Carando, selaku Global Marketing Director Ferrari, bahkan ngaku kalau mereka surprised dengan "magnitude" dari backlash yang terjadi. Tapi paradox-nya, dia juga "very pleased" karena menurut dia, hal itu menunjukkan bahwa orang masih passionate sama brand Ferrari – entah itu cinta atau benci, yang penting tetap ngobrolin Ferrari.
Sekarang soal spesifikasi, biar lo nggak cuma dapat berita doang. Ferrari Luce dibangun di atas platform совершенно baru (platform baru keseluruhan) yang equip dengan empat electric motor yang collectively bisa ngehasilin hingga 1.050 horsepower. Buat lo yang belum familiar dengan figure ini, itu artinya Luce punya power yang bisa ngalahin banyak supercar bermesin V8/V12 konvensional. Platform-nya ini emang didesain khusus buat mengakomodasi sistem all-electric, jadi nggak asal masukin baterai ke chassis biasa. Ini yang bikin Luce beda dari banyak "EV conversion" yang dilakukan brand lain.
Dari perspektif geek gw pribadi, Ferrari Luce ini literally jadi proof bahwa Ferrari nggak takut innovate meskipun banyak yang skeptis. Mereka tau design language mereka berbeda, tapi mereka tetap gaspol dengan vision mereka. Dan faktanya? Market respond positively. Ini mirip kayak waktu Apple ngeluarin iPhone pertama kali yang banyak diejek, tapi sekarang? Everyone follows. Luce mungkin bukan Ferrari yang paling "iconic" secara visual, tapi dari sisi teknologi dan acceptance pasar, dia udah winning dari awal. Worth watching sih emang ke depannya gimana Ferrari maintain momentum ini, apalagi mereka udah bilang akan tetap invest di combustion engine termasuk V12 di tahun-tahun ke depan.



