Apa yang Terjadi?
Gokilnya lagi, sebelum Strava menggugat Garmin, Suunto sudah lebih dulu menggugat Garmin atas lima tuduhan pelanggaran paten. Garmin baru-baru ini merespons dengan mengajukan gugatan balik sepanjang 218 halaman yang lebih seperti pernyataan perang daripada pengajuan hukum.
Detail Teknis
Tiga dari lima paten yang digugat Suunto terkait dengan desain antena, satu menyangkut deteksi golongan darah, dan satu lagi tentang pelacakan tembakan golf menggunakan akselerometer. Garmin mengajukan lima paten balik dan membuat jelas bahwa mereka berniat untuk melawan. Pernyataan Garmin juga menyatakan bahwa Suunto telah meniru teknologi GPS Garmin karena ketinggalan di pasar.
Apa yang Baru?
Terus, pertarungan paten ini menunjukkan bahwa perusahaan teknologi besar memiliki banyak paten yang tersembunyi di balik produk mereka. Kasus ini juga menunjukkan bahwa ketika struktur kepemilikan berubah dan hubungan mendingin, paten tersebut dapat menjadi senjata. Nah, sebagai pengguna, kita harus waspada dan selalu memastikan bahwa data kita aman.